30.6 C
Surabaya
23 July 2026
spot_img

Dava Yunna Wujudkan Mimpi, Debut Bersama Tim Senior Persebaya di Hadapan Ribuan Bonek

SURABAYA, ALIANSIBERITA.ID – Mimpi pesepakbola muda Persebaya, Dava Yunna Adi Putra akhirnya menjadi kenyataan. Pemain 16 tahun itu resmi menjalani debut bersama tim senior Green Force saat menghadapi PSIS Semarang dalam laga 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7/2026).

Laga yang berakhir dengan skor 2-2 tersebut menjadi momen yang tak terlupakan bagi Dava. Setelah menempuh proses pembinaan sejak usia dini, dia akhirnya mendapat kesempatan mengenakan seragam tim utama Persebaya dan tampil di hadapan ribuan Bonek dan Bonita.

Dava masuk ke lapangan pada menit ke-86 sebagai pemain pengganti. Meski hanya tampil beberapa menit, kesempatan itu menjadi pencapaian penting yang lahir dari kerja keras, disiplin, serta perjalanan panjang yang telah dijalaninya selama bertahun-tahun.

Mimpi sejak Kecil Akhirnya Terwujud

Bagi pemain kelahiran 20 April 2009 tersebut, debut bersama tim senior bukan sekadar menit bermain. Kesempatan itu merupakan impian yang telah dia bangun sejak masih kecil.

Dia mengaku bangga bisa merasakan atmosfer pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo sebagai pemain Persebaya, stadion yang selama ini hanya bisa disaksikannya dari tribun maupun layar televisi.

“Saya sangat senang dan bersyukur bisa mendapatkan kesempatan debut bersama tim senior Persebaya. Ini menjadi momen yang sangat berharga bagi saya karena sejak kecil saya bermimpi bisa bermain untuk Persebaya. Apalagi bisa merasakannya di hadapan ribuan Bonek dan Bonita, tentu menjadi pengalaman yang tidak akan saya lupakan,” ujar Dava dikutip aliansiberita.id dari persebaya.id pada Kamis (23/7/2026).

Meski telah mencatatkan debut, Dava menegaskan dirinya belum ingin cepat berpuas diri. Dia justru menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas permainan.

“Debut ini menjadi awal bagi saya untuk terus belajar dan berkembang. Saya masih harus meningkatkan banyak hal. Semoga ke depan saya bisa mendapatkan kesempatan lebih banyak dan memberikan kontribusi yang lebih besar untuk tim,” katanya.

Tumbuh dari Pembinaan hingga Dipercaya Tim Senior

Perjalanan Dava menuju skuad utama Persebaya tidak berlangsung instan. Dia mengawali karier dari kompetisi Liga Persebaya bersama Bintang Angkasa sebelum bergabung dalam sistem pembinaan Green Force.

Perkembangannya semakin terlihat ketika memperkuat Persebaya di Elite Pro Academy (EPA). Penampilan yang konsisten membuat namanya mulai dilirik jajaran pelatih tim senior.

Kemampuan teknik, keberanian saat bermain, serta kematangan yang dinilai melampaui usianya menjadi modal penting hingga akhirnya Dava memperoleh kesempatan berlatih dan tampil bersama tim utama.

Performa impresif itu juga mengantarkannya masuk ke skuat Timnas Indonesia U-17 sebagai salah satu pemain muda yang diproyeksikan memiliki masa depan cerah.

Dava turut menyampaikan apresiasi kepada pelatih kepala Bernardo Tavares beserta seluruh staf pelatih yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Coach Bernardo Tavares dan seluruh tim pelatih yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya. Kesempatan ini sangat berarti dan menjadi motivasi besar untuk terus bekerja keras setiap hari,” ucapnya.

Sementara itu, Bernardo Tavares menilai Dava memiliki perkembangan yang positif selama mengikuti program latihan bersama tim senior. Namun, pelatih asal Portugal tersebut mengingatkan agar pemain muda itu tetap menjaga kerendahan hati dan fokus menjalani proses.

“Dava memiliki potensi yang sangat baik dan menunjukkan kemauan belajar yang tinggi. Namun ini baru langkah awal. Dia harus tetap rendah hati, terus bekerja keras, mendengarkan arahan pelatih, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk berkembang menjadi pemain yang lebih baik,” tegas Tavares.

Related Articles

Komentar Anda

IKUTI KAMI

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles