SURABAYA, ALIANSIBERITA.ID – Kondisi arus lalu lintas di kawasan Jalan Pegirian, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, memicu keluhan warga. Kemacetan yang sering terjadi hingga tingginya risiko kecelakaan dinilai akibat belum optimalnya pengaturan petugas di lapangan.
Kondisi tersebut menyita perhatian Tim Buser DPD Madas Sedarah Surabaya. Pasalnya, keberadaan pos polisi di perempatan Jalan Pengirikan dinilai belum berdampak signifikan. Fasilitas tersebut terkesan minim manfaat karena kurangnya presensi personel yang secara aktif mengatur lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk.
Wakil Ketua DPD Madas Sedarah Jawa Timur sekaligus Koordinator Tim Buser, Sahal mengaku banyak menerima aduan dari masyarakat yang resah dengan kesemrawutan lalu lintas di lokasi tersebut.
“Kami menerima banyak aspirasi dan keluhan dari masyarakat mengenai kondisi lalu lintas di Jalan Pengirikan. Kehadiran petugas di lapangan sangat penting untuk memberikan rasa aman, menciptakan ketertiban, serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” kata Sahal.
Soroti Fungsi Pos Polisi dan Kinerja Polsek
Sahal menegaskan, sorotan yang disampaikan pihaknya bukan untuk menyudutkan, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap mutu pelayanan publik. Dia berharap jajaran kepolisian bisa semakin profesional dalam menjalankan tugasnya mengayomi masyarakat.
Atas dasar itu, dia meminta Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak segera mengevaluasi kinerja Polsek Semampir. Penempatan personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) di titik-titik rawan macet dan kecelakaan perlu ditingkatkan.
“Apabila memang diperlukan evaluasi terhadap kepemimpinan di tingkat Polsek Semampir, hal tersebut merupakan kewenangan pimpinan. Harapan kami sederhana, yaitu pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan keselamatan pengguna jalan benar-benar menjadi prioritas utama,” tegas pria yang juga menjabat Ketua Harian DPD Madas Sedarah Jatim tersebut.
Dia juga menyayangkan keberadaan pos polisi di perempatan Jalan Pengirikan yang tidak dibarengi aktivitas pengaturan secara optimal. Menurutnya, fasilitas kepolisian semestinya difungsikan penuh sebagai pusat pelayanan aktif, bukan sekadar berdiri tanpa menghadirkan pengaturan jalan yang jelas.
Langkah Konkret dan Imbauan Keselamatan
Tim Buser DPD Madas Sedarah Surabaya berharap kepolisian segera mengambil langkah konkret di lapangan. Peningkatan pengawasan, penambahan jumlah personel, serta pembenahan sistem rekayasa lalu lintas di kawasan Semampir dinilai mendesak.
Langkah nyata kepolisian diyakini sanggup menekan angka kecelakaan, mengurai kemacetan, sekaligus memulihkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan aparat.
Di akhir pernyataannya, Sahal turut mengimbau para pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Dia mengingatkan bahwa keselamatan dan ketertiban jalan raya merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.



