PAREPARE, jakrev.com – Langkah Persebaya Surabaya di panggung Super League 2026/2027 memang baru saja tersandung saat bertandang ke markas PSM Makassar.
Meski begitu, skuat Green Force enggan terpuruk terlalu lama usai takluk 0-1 di Stadion B. J. Habibie, Parepare, Kamis (22/10/2026).
Kekalahan yang tercipta akibat gol bunuh diri Yuran Fernandes pada menit ke-74 itu langsung disikapi secara dewasa oleh tim.
Mengetahui perjalanan di kompetisi musim ini masih sangat panjang, jajaran pemain memilih untuk langsung memusatkan perhatian pada perbaikan internal.
Gelandang Persebaya, Francisco Rivera, menyampaikan bahwa hasil pahit tersebut harus dijadikan cermin untuk membenahi titik-titik lemah tim sebelum melakoni laga-laga berikutnya.
Penyelesaian Akhir Jadi Catatan Khusus
Dalam laga tersebut, Persebaya memang sempat tampil tertekan pada babak pertama dan kesulitan mengalirkan bola ke area pertahanan tuan rumah.
Perubahan gaya main baru terlihat di paruh kedua ketika aliran serangan mulai lebih hidup dan menciptakan beberapa peluang emas.
Sayangnya, masalah penyelesaian akhir menjadi penyebab utama kegagalan mencuri poin. Bahkan, kesempatan menyamakan skor lewat titik putih pada masa injury time gagal dimaksimalkan setelah dua kali sepakan Alex Martins mampu diantisipasi dengan cermat oleh kiper PSM.
“Permainan kami pada babak pertama memang belum cukup baik. Namun, pada babak kedua, kami mampu menciptakan lebih banyak peluang dan bermain lebih baik. Sayangnya, kami tidak berhasil mengonversi peluang-peluang tersebut menjadi gol,” ungkap Rivera dikutip dari Persebaya.id.
Kukuh Menjaga Kebersamaan Tim
Pemain berpaspor Meksiko ini mengingatkan bahwa persaingan liga masih membentang luas. Kunci utama untuk keluar dari momen sulit ini adalah sikap kukuh dalam bekerja keras serta komitmen untuk saling mendukung di dalam skuat.
Dia optimistis, jika seluruh elemen tim konsisten membenahi diri, tren positif bakal kembali menaungi Bajul Ijo pada laga-laga mendatang.
“Kami harus menerima hasil ini dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi,” tutur dia.
Sikap legawa ini diiringi tekad bulat untuk langsung mengalihkan fokus pada tantangan berikutnya yang sudah menanti.
“Ke depan, kami akan terus bekerja keras, memperbaiki kekurangan, dan memberikan yang terbaik agar bisa mendapatkan hasil yang lebih baik pada pertandingan berikutnya,” pungkas Rivera.



