ALIANSIBERITA.ID, SURABAYA – Persebaya Surabaya menutup fase grup Piala Presiden 2026 dengan hasil sempurna. Di balik tiga kemenangan beruntun tersebut, bek kiri Jefferson Silva melihat ada perkembangan yang jauh lebih penting dibanding sekadar raihan sembilan poin.
Pemain asal Brasil tersebut menilai kualitas permainan Green Force terus mengalami peningkatan dari satu laga ke laga berikutnya.
Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari semakin pahamnya para pemain terhadap filosofi sepak bola yang diterapkan pelatih Bernardo Tavares beserta staf kepelatihan.
Persebaya memastikan diri sebagai juara Grup B usai menundukkan Port FC, klub asal Thailand yang berstatus juara bertahan, dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (1/8/2026). Dua gol kemenangan Bajol Ijo dicetak Miguel Pereira dan Alex Martins.
Bagi Jefferson, hasil tersebut menjadi bukti bahwa proses yang dibangun selama masa persiapan mulai terlihat di atas lapangan.
“Saya melihat tim terus berkembang dari pertandingan ke pertandingan. Kami mulai menjalankan apa yang diinginkan pelatih dan staf pelatih. Ketika semua pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik, kami bisa menciptakan lebih banyak peluang dan meningkatkan kualitas permainan tim,” jelas Jefferson seperti dikutip dari persebaya.id.
Perkembangan Tim Dinilai Lebih Penting
Persebaya tampil konsisten sepanjang penyisihan Grup B dengan menyapu bersih kemenangan atas Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC. Meski demikian, Jefferson menegaskan tim belum boleh merasa puas.
Bek 29 tahun itu mengatakan perjalanan Persebaya masih panjang. Karena itu, seluruh pemain harus mempertahankan etos kerja dan terus memperbaiki berbagai aspek permainan agar semakin siap menghadapi tantangan berikutnya.
“Kami sedang berada di jalur yang baik. Sekarang tugas kami adalah mempertahankan kerja keras, terus berkembang, dan melangkah sedikit demi sedikit. Kami tidak boleh cepat puas karena masih banyak hal yang harus kami tingkatkan,” ujarnya.
Menurut Jefferson, menjaga perkembangan permainan menjadi hal yang tidak kalah penting dibanding hasil akhir pertandingan. Dia berharap tren positif yang sudah dibangun dapat terus dipertahankan hingga kompetisi resmi bergulir.
Recovery Jadi Perhatian Utama
Status juara Grup B membuat Persebaya akan menghadapi Arema FC, runner-up Grup A, pada babak semifinal Piala Presiden 2026.
Menjelang pertandingan tersebut, Jefferson menilai waktu pemulihan fisik menjadi faktor yang sangat menentukan. Padatnya jadwal pertandingan membuat setiap kesempatan untuk memulihkan kondisi harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.
“Waktu pemulihan sangat penting bagi kami. Jadwal pertandingan yang sangat padat membuat setiap jam untuk beristirahat menjadi sangat berharga. Dengan kondisi fisik yang lebih baik, kami bisa tampil maksimal di pertandingan berikutnya,” tutur Jefferson.
Persebaya pun membawa kepercayaan diri tinggi menuju semifinal. Namun, Jefferson memastikan fokus tim tidak berubah, yakni terus berkembang, menjaga konsistensi permainan, dan bekerja keras demi melanjutkan langkah di Piala Presiden 2026.



