SURABAYA, ALIANSIBERITA.ID – Kelurahan Kutisari resmi ditunjuk oleh jajaran Koramil 0830-13 Tenggilis Mejoyo untuk mewakili wilayahnya dalam ajang Lomba Kebersihan Kelurahan atau Desa Mantap TA 2026 tingkat Korem 084/Bhaskara Jaya. Langkah ini ditandai melalui pelaksanaan apel pagi di halaman Kantor Kelurahan Kutisari, Surabaya, Rabu (22/7/2026).
Usai apel, tim penilai dari Korem 084/Bhaskara Jaya menyambangi Kantor Kelurahan Kutisari di Jalan Kutisari Utara No. 69. Rombongan tim penilai tiba sekitar pukul 09.00 WIB dan disambut langsung oleh Danramil 0830-13 Tenggilis Mejoyo Mayor Inf Zainudin S.H., Lurah Kutisari Galuh Meta Indrawati, S.STP, beserta unsur Tiga Pilar dan tokoh masyarakat.
Babinsa Kutisari, M. Heru menyampaikan bahwa rombongan tim penilai terdiri dari AKBP Sugiono (Polda Jatim), Mayor Kav Dhani Sutrisno A.Md, Mayor Inf Heri Sudarminto, Mayor Cpl M. Khoiri, serta Sertu Khoirul Amin.
“Rombongan disambut Danramil 0830-13 Tenggilis Mejoyo Mayor Inf Zainudin S.H., Didik dari Polsek Tenggilis Mejoyo, Lurah Kutisari Galuh Meta Indrawati, S.STP, Ketua LPMK Djunaidi S.E., serta tokoh masyarakat Sumari. Setelah penyambutan, tim langsung menuju Ruang Rapat Kelurahan Kutisari,” kata Heru, yang juga menambahkan bahwa proses penilaian dan pembahasan berlangsung hingga pukul 10.39 WIB.
Bukan Sekadar Agenda Seremoni
Ketua LPMK Kelurahan Kutisari, Djunaidi S.E., menegaskan bahwa keterlibatan Kutisari dalam ajang ini bukan sekadar mengejar formalitas perlombaan. Lebih dari itu, agenda ini dijadikan momentum untuk memantik kesadaran kolektif warga dalam merawat tempat tinggal mereka.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari gerakan bersama untuk meningkatkan kesadaran kolektif seluruh unsur pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan,” tutur Djunaidi.
Dia menambahkan, partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat menjadi kunci penting agar budaya hidup bersih dan sehat dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

Menjaring Inovasi dan Perkuat Sinergi
Perwakilan Tim Penilai, AKBP Sugiono, mengapresiasi kesiapan serta kolaborasi yang ditunjukkan Tiga Pilar dan warga Kutisari. Dia berharap ajang kompetisi ini mampu melahirkan gagasan-gagasan baru dalam pengelolaan lingkungan hidup.
“Lomba kebersihan ini diharapkan menjadi ajang memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya inovasi baru dalam pengelolaan lingkungan,” ujar Sugiono.
Dia juga berharap kompetisi ini menjadi sarana untuk menumbuhkan budaya disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan di seluruh pelosok Kota Surabaya.
“Saya percaya dengan kerja sama, semangat kebersamaan, dan kepedulian dari seluruh lapisan masyarakat, kita dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, indah, dan nyaman untuk ditinggali,” tambahnya.
Proses penilaian lomba kebersihan antar-kelurahan ini berlangsung sepanjang hari Rabu, 22 Juli 2026. Warga dan jajaran kelurahan merasa optimistis Kutisari dapat mengukir hasil terbaik membawa nama Kecamatan Tenggilis Mejoyo, serta memberi dampak positif yang nyata bagi lingkungan sekitar.
(Lastomo)



