ALIANSIBERITA.ID, SURABAYA – Persebaya Surabaya sukses mengamankan tiket ke babak semifinal Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan PSMS Medan dengan skor tipis 1-0 pada pertandingan kedua Grup B di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (29/7/2026).
Meski target awal berhasil dicapai, pelatih Bernardo Tavares menegaskan timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah sebelum menghadapi kompetisi yang sesungguhnya.
Green Force memastikan kemenangan berkat sundulan Yuran Fernandes pada menit ke-45+1. Gol tersebut sekaligus menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat dan membawa Persebaya meraih enam poin dari dua pertandingan.
Sebelumnya, tim asal Kota Pahlawan juga menang dengan skor identik saat menghadapi Persija Jakarta. Catatan itu membuat Persebaya belum sekalipun kebobolan sepanjang turnamen.
Rotasi Dilakukan untuk Menjaga Kondisi Pemain
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Bernardo Tavares menjelaskan rotasi pemain menjadi keputusan yang sudah direncanakan.
Menurut pelatih asal Portugal itu, intensitas pertandingan melawan Persija membuat beberapa pemain membutuhkan waktu pemulihan sehingga diperlukan penyegaran skuat.
“Pertandingan ini sangat penting karena memberi kesempatan bermain kepada lebih banyak pemain. Beberapa pemain masih merasakan kelelahan setelah laga melawan Persija yang berlangsung dengan intensitas sangat tinggi. Karena itu, kami melakukan rotasi agar semua pemain mendapatkan menit bermain sekaligus menjaga kondisi mereka,” beber Tavares seperti dikutip persebaya.id.
Dia menilai para pemain mampu menjalankan instruksi dengan cukup baik. Namun, permainan Persebaya belum sepenuhnya stabil selama 90 menit.
Menurutnya, ada fase ketika tim mampu mendominasi jalannya pertandingan. Di sisi lain, masih terdapat momen ketika penguasaan bola kurang maksimal sehingga lawan memperoleh ruang untuk mengembangkan permainan.
“Dalam pertandingan ini ada momen ketika kami bermain sangat baik, tetapi ada juga periode ketika performa kami belum konsisten. Saya tetap senang dengan sikap dan komitmen para pemain. Kami seharusnya bisa lebih lama menguasai bola dan bermain lebih tenang dalam beberapa situasi,” katanya.
PSMS Dianggap Memberikan Perlawanan Berarti
Tavares juga memberikan penghargaan kepada PSMS Medan yang dinilainya tampil disiplin dan mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya sepanjang pertandingan.
Menurutnya, kemenangan Persebaya tidak diraih dengan mudah karena tim tamu mampu memberikan tekanan hingga laga berakhir.
“PSMS juga tampil baik. Mereka menciptakan dua hingga tiga peluang berbahaya, sehingga kami harus memberikan apresiasi atas permainan mereka,” ucapnya.
Meski puas dengan hasil yang diraih, Tavares kembali mengingatkan bahwa keberhasilan lolos ke semifinal bukan alasan untuk cepat berpuas diri. Dia ingin anak asuhnya terus meningkatkan kualitas permainan agar lebih siap menghadapi kompetisi resmi musim ini.
“Yang terpenting, kami meraih dua kemenangan dari dua pertandingan dan belum kebobolan. Catatan itu tentu positif, tetapi masih banyak aspek yang harus terus kami tingkatkan. Sekarang fokus kami adalah memulihkan kondisi pemain dan melihat siapa saja yang siap tampil pada laga terakhir fase grup melawan Port FC,” tuturnya.
Persebaya kini mengoleksi dua kemenangan beruntun sekaligus memastikan tempat di semifinal Piala Presiden 2026. Selanjutnya, Green Force akan menghadapi Port FC pada laga terakhir Grup B untuk menentukan siapa yang berhak finis sebagai juara grup.



