ALIANSIBERITA.ID, NAPLES – Kevin De Bruyne merespons kritik yang muncul di media lokal Italia setelah Napoli menelan kekalahan 0-1 dari Arsenal pada pertandingan pembuka Liga Champions di Stadion Diego Armando Maradona, Kamis (10/9/2026) dini hari WIB.
Sorotan terhadap gelandang asal Belgia itu terutama berkaitan dengan kondisi fisiknya. De Bruyne dinilai belum berada pada level terbaik sejak bergabung dengan Napoli dan kembali mendapat pertanyaan mengenai kebugarannya setelah laga melawan Arsenal.
Namun, De Bruyne punya pandangan berbeda.
Pemain yang sebelumnya memperkuat Manchester City tersebut menegaskan dirinya dalam kondisi baik dan menilai penampilannya ketika menghadapi Arsenal juga tidak buruk.
Massimiliano Allegri menurunkan De Bruyne sejak menit awal dalam pertandingan yang berlangsung cukup berat bagi Napoli. Tuan rumah lebih sering berada dalam tekanan dan harus bertahan cukup dalam menghadapi permainan Arsenal.
Meski Napoli kesulitan menciptakan peluang, De Bruyne masih mampu menunjukkan kualitasnya menjelang pertandingan berakhir.
Sebuah umpan akurat yang dilepaskannya hampir menemukan Lorenzo Lucca di depan gawang Arsenal. Sayangnya, peluang tersebut tidak berujung gol dan Napoli akhirnya harus mengakui keunggulan tim tamu.
De Bruyne Jawab Kritik Media Italia
Setelah pertandingan, De Bruyne mendapat pertanyaan dari Prime Video mengenai kondisinya dan sejauh mana dirinya sudah mencapai kebugaran terbaik.
Pertanyaan tersebut tampaknya membuat pemain berusia 35 tahun itu sedikit kesal.
“Ini De Bruyne yang sebenarnya,” ujar De Bruyne, seperti dikutip Fanpage.
“Saya tidak tahu apa yang kalian harapkan dari saya, tetapi saya pikir saya bermain dengan baik. Saya merasa baik-baik saja,” katanya.
De Bruyne juga mengakui bahwa persoalan kebugaran pemain memang cukup sering menjadi pembahasan di Italia. Meski begitu, ia merasa kondisi fisiknya tidak pernah menjadi masalah sejak awal.
“Saya tahu di Italia orang-orang banyak berbicara tentang kebugaran fisik, tetapi saya merasa baik sejak pertama kali datang,” ucapnya.
Pernyataan tersebut menjadi respons De Bruyne terhadap kritik yang belakangan mengiringi penampilannya bersama Napoli.
Hubungan dengan Allegri Lebih Nyaman
Awal perjalanan De Bruyne di Serie A memang tidak sepenuhnya berjalan mulus. Sebelumnya, dia sempat menghadapi situasi yang kurang nyaman ketika masih berada di bawah arahan Antonio Conte.
Pergantian pelatih kemudian membawa perubahan. Di bawah Allegri, De Bruyne mengaku memiliki hubungan yang lebih baik dengan sang pelatih.
Menurutnya, Allegri memiliki karakter yang lebih tenang dan santai ketika berkomunikasi dengan pemain.
“Hubungan saya dengan Allegri berjalan sangat baik. Dia sedikit lebih tenang dan santai,” ujar De Bruyne.
Ada pula perubahan menarik dalam cara keduanya berkomunikasi. Allegri kini lebih sering menggunakan bahasa Italia ketika berbicara dengan De Bruyne.
“Ketika dia berbicara kepada saya, dia berbicara dalam bahasa Italia, bukan bahasa Inggris,” tutur De Bruyne.
Kekalahan dari Arsenal memang menjadi hasil mengecewakan bagi Napoli dalam laga pertama Liga Champions. Namun, De Bruyne tidak melihat penampilannya sebagai persoalan besar.
Alih-alih mempermasalahkan kondisi fisiknya, dia justru menegaskan bahwa dirinya merasa bugar dan yakin dengan kemampuannya untuk membantu Napoli menjalani musim ini.



