27.8 C
Surabaya
6 August 2026
spot_img

Rachmat Irianto Beberkan Faktor Persebaya Mampu Redam Arema FC dan Melaju ke Final

ALIANSIBERITA.ID, GIANYAR – Persebaya Surabaya memastikan langkah ke partai final Piala Presiden 2026 setelah menaklukkan rivalnya, Arema FC, dengan skor 1-0.

Di balik kemenangan itu, bek Green Force, Rachmat Irianto mengungkapkan bahwa semangat juang dan kebersamaan tim menjadi modal utama menghadapi laga yang berlangsung menguras tenaga.

Laga semifinal yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026) malam WIB, berlangsung ketat sejak menit awal. Persebaya baru mampu memecah kebuntuan menjelang turun minum melalui sundulan Yuran Fernandes pada menit ke-45+5.

Gol tersebut akhirnya menjadi pembeda sekaligus mengantar Green Force mengamankan tiket menuju final.

Jadwal Padat Jadi Tantangan Besar

Rachmat Irianto mengakui pertandingan melawan Arema FC menjadi salah satu laga yang paling menguras energi.

Padatnya jadwal turnamen membuat kondisi fisik pemain tidak berada pada level terbaik sehingga setiap pemain dituntut tetap disiplin dan saling menopang di lapangan.

“Pertandingan ini benar-benar tidak mudah. Kondisi fisik kami cukup terkuras sehingga ada beberapa kesalahan kecil yang sebenarnya bisa dihindari. Namun yang terpenting, seluruh pemain tetap mampu menjaga fokus, saling membantu, dan berjuang bersama hingga pertandingan berakhir,” ujar Rian dinukil dari persebaya.id.

Meski Arema FC harus kehilangan satu pemain sejak menit ke-66, Persebaya tetap tidak leluasa mengendalikan pertandingan. Tekanan yang diberikan lawan membuat Green Force harus bekerja keras mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Rian mengatakan jadwal Piala Presiden 2026 yang padat menjadi tantangan tersendiri. Selain harus memainkan pertandingan dengan intensitas tinggi, para pemain juga memiliki waktu pemulihan yang sangat terbatas dan masih harus menjalani perjalanan antarkota.

“Memang benar kami sangat kelelahan. Jadwal pertandingan yang padat, ditambah waktu pemulihan yang singkat dan perjalanan antarkota, membuat kondisi fisik pemain cukup terkuras. Setelah bermain malam, kami langsung menjalani recovery keesokan paginya sebelum kembali melakukan perjalanan. Situasi itu tentu tidak mudah bagi kami,” bebernya.

Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Final

Bek berusia 26 tahun tersebut juga memberikan apresiasi kepada seluruh rekan setimnya yang mampu menjaga karakter permainan hingga pertandingan selesai. Menurutnya, kemenangan atas Arema FC merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh pemain.

“Saya bangga dengan perjuangan semua pemain. Dalam situasi yang tidak mudah, kami tetap menunjukkan karakter, saling mendukung satu sama lain, dan mampu menyelesaikan pertandingan dengan hasil yang kami inginkan. Kemenangan ini adalah buah dari kerja keras seluruh tim,” tegasnya.

Persebaya kini tak memiliki banyak waktu untuk beristirahat. Green Force hanya mendapat satu hari untuk memulihkan kondisi sebelum kembali turun pada partai final Piala Presiden 2026 melawan Persib Bandung, Kamis (6/8/2026).

Persib lebih dahulu mengamankan tiket ke final setelah mengalahkan Persija Jakarta di babak semifinal. Duel perebutan gelar diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama datang dengan modal kemenangan pada empat besar turnamen.

Related Articles

Komentar Anda

IKUTI KAMI

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles