29.7 C
Surabaya
9 August 2026
spot_img

Bank Jakarta Hadirkan bankjakarta.co.id, Bukan Sekadar Ganti Nama Situs

ALIANSIBERITA.ID, JAKARTA – Bank Jakarta resmi memperkenalkan wajah digital baru melalui situs bankjakarta.co.id. Kehadiran domain tersebut menjadi bagian dari perubahan yang lebih besar di tubuh perseroan, terutama dalam membangun pengalaman perbankan yang lebih modern dan sesuai dengan kebutuhan nasabah.

Pengenalan identitas digital baru itu dilakukan dalam acara Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick-Off di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026).

Acara tersebut turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Presiden Persija Jakarta Mohammad Prapanca, jajaran Pemprov DKI Jakarta, manajemen Bank Jakarta, pelatih dan pemain Persija, serta perwakilan The Jakmania.

Dari bankdki.co.id ke bankjakarta.co.id

Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo menegaskan, perubahan domain dari bankdki.co.id menjadi bankjakarta.co.id tidak boleh dilihat sebagai pergantian alamat situs semata.

Menurut Agus, perubahan tersebut merupakan bagian dari transformasi menyeluruh yang ingin membawa pengalaman digital Bank Jakarta ke arah yang berbeda.

“Selama bertahun-tahun masyarakat mengenal kami melalui bankdki.co.id. Sekarang bukan hanya domainnya yang berubah. Kami ingin digital experience Bank Jakarta juga mencerminkan bank yang sedang kami bangun, lebih fresh, lebih modern, lebih intuitif dan lebih customer centric,” ujar Agus.

Perubahan tersebut dinilai penting seiring dengan perkembangan Jakarta sebagai kota global. Kondisi itu menuntut Bank Jakarta untuk meningkatkan kualitas sebagai institusi perbankan yang modern, profesional, sehat dan mampu bersaing.

Di sisi lain, modernisasi tersebut tetap harus dibarengi dengan kedekatan kepada masyarakat.

Agus mengatakan transformasi digital Bank Jakarta bukan hanya soal tampilan baru. Ada upaya membangun kepercayaan melalui kualitas layanan dan kemampuan perusahaan mengikuti kebutuhan nasabah yang terus berubah.

“Transformasi bukan tentang mengatakan bahwa Bank Jakarta sudah sempurna. Transformasi adalah keberanian untuk terus menjadi lebih baik,” tegasnya.

Bank Jakarta juga tidak ingin kepercayaan masyarakat hanya muncul karena statusnya sebagai bank milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Kami tidak ingin masyarakat memilih Bank Jakarta hanya karena kami milik Pemprov DKI. Kami ingin dipilih karena memang layak untuk dipilih. Itulah Bank Jakarta yang sedang kami bangun,” kata Agus.

Kolaborasi dengan Persija Didorong Lebih Jauh

Semangat transformasi tersebut tidak hanya terlihat dari sisi digital. Bank Jakarta juga memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui kerja sama bersama Persija Jakarta.

Agus menilai Persija dan Bank Jakarta memiliki satu kesamaan yang kuat, yakni sama-sama membawa identitas Jakarta.

“Persija membawa nama Jakarta di dada. Bank Jakarta membawa nama Jakarta dalam identitas kami. Kita lahir dan tumbuh bersama di kota yang sama dan membawa satu nama, yaitu Jakarta,” ujarnya.

Karena itu, kerja sama dengan Persija tidak diarahkan hanya untuk kepentingan branding. Bank Jakarta ingin menghubungkan ekosistem sepak bola dengan layanan keuangan dan teknologi yang dimilikinya.

Persija mempunyai basis pendukung yang besar dan fanatik melalui The Jakmania. Kondisi tersebut menjadi peluang untuk menciptakan program yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan keluarga besar Persija.

“Kerja sama ini bukan sekadar sponsorship dan bukan hanya soal logo Bank Jakarta di jersey Persija. Kami ingin mempertemukan dua ekosistem besar Jakarta, yaitu Persija dengan sepak bola komunitas dan passion yang luar biasa, serta Bank Jakarta dengan layanan keuangan, teknologi, dan ekosistem kota yang kami layani,” jelas Agus.

Pola tersebut, menurut Agus, menunjukkan perubahan cara Bank Jakarta melihat kerja sama dengan Persija.

Bukan lagi sekadar sponsorship, tetapi berkembang menjadi partnership. Dari sekadar memperlihatkan merek, menjadi pengalaman yang dapat dirasakan.

From sponsorship to partnership, from visibility to experience,” tegasnya.

Energi Baru Persija dan Bank Jakarta

Kolaborasi Bank Jakarta dan Persija juga berlangsung ketika Macan Kemayoran memasuki musim baru dengan sejumlah perubahan.

Persija menghadirkan pemain anyar dan menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih. Bagi Agus, perubahan tersebut memiliki semangat yang mirip dengan transformasi di Bank Jakarta.

Dia menilai filosofi sepakbola yang mengedepankan permainan cepat, agresif, mobilitas tinggi, keberanian mengambil peluang dan kekompakan tim selaras dengan arah perubahan yang sedang dibangun di internal Bank Jakarta.

“Kami tertarik dengan filosofi Coach Shin Tae-yong, yaitu bermain cepat, menyerang, memiliki mobilitas tinggi dan bergerak sebagai satu tim. Itu juga yang sedang kami lakukan di Bank Jakarta. Kami ingin lebih cepat, lebih agile, lebih berani menangkap peluang dan yang terpenting seluruh organisasi bergerak sebagai satu tim,” ungkapnya.

Agus kemudian menggambarkan semangat tersebut dengan perubahan yang terjadi di kedua institusi.

New coach, new players, new energy. Dari Bank Jakarta juga ada new website, new experience, new spirit. Semuanya untuk satu tujuan, membawa kebanggaan untuk Jakarta,” tuturnya.

Dia berharap perubahan yang terjadi di Bank Jakarta dan Persija dapat memberikan hasil yang sama-sama positif, terutama bagi masyarakat Jakarta.

“Mudah-mudahan musim ini bukan hanya Persija yang naik kelas, Bank Jakarta juga,” katanya.

Persija Ditargetkan Juara di Usia 500 Tahun Jakarta

Momentum perjalanan Jakarta menuju usia 500 tahun juga menjadi bagian dari harapan Bank Jakarta terhadap Persija.

Agus menyebut ada target yang mungkin tidak tertulis dalam kontrak kerja sama, tetapi diyakini menjadi harapan bersama para pendukung Persija.

“Ada satu target yang mungkin tidak tertulis di kontrak dengan Persija, tetapi saya yakin seluruh Jakmania punya target yang sama. Persija mesti juara,” tegasnya.

Bagi Agus, keberhasilan Persija merebut gelar juara pada momentum lima abad Jakarta akan mempunyai nilai simbolis yang kuat.

“Apalagi Jakarta sedang menuju momentum bersejarah lima abad. Kalau Persija bisa mempersembahkan gelar pada momentum itu, itu akan menjadi hadiah yang sempurna untuk Jakarta,” pungkasnya.

Related Articles

Komentar Anda

IKUTI KAMI

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles