BANDUNG, ALIANSIBERITA.ID – Jagat musik keras Indonesia kembali diguncang kabar besar. Unit metal legendaris asal Bandung, Burgerkill secara resmi mengumumkan kembalinya sang vokalis ikonik, Vicky Mono.
Kembalinya “sang anak hilang” ini dirayakan melalui peluncuran single terbaru bertajuk Kontinum.
Langkah ini menandai berakhirnya masa transisi Burgerkill setelah sebelumnya sempat diperkuat oleh Ronald. Kini, dengan kembalinya Vicky, Burgerkill seolah menegaskan kembali taringnya di kancah musik ekstrem.
Manifesto Perlawanan dalam Kontinum
Single Kontinum bukan sekadar lagu biasa. Dengan durasi impresif 5 menit 46 detik, lagu ini menjadi ruang bagi Vicky Mono untuk menuangkan visi artistiknya. Vicky tidak hanya mengisi departemen vokal, namun ia juga bertindak sebagai penulis lirik di balik karya ini.
Secara tematik, Kontinum mengusung pesan tentang ketahanan (resilience), keberlanjutan, dan semangat perlawanan. Lagu ini menjadi refleksi perjalanan panjang Burgerkill yang tetap berdiri kukuh meski berkali-kali dihantam badai pergantian personel maupun kehilangan anggota inti.
Bagi para Begundal—sebutan fans setia Burgerkill—single ini adalah deklarasi bahwa sang monster metal belum habis.
Restu dari DeadSquad: Momentum Persaudaraan Metal
Kembalinya Vicky ke Burgerkill juga membawa dinamika menarik bagi bandnya terdahulu, DeadSquad. Melalui pernyataan resmi di media sosial, DeadSquad menunjukkan kedewasaan dalam bersikap dengan menghormati keputusan pribadi Vicky per tanggal 1 Februari 2026.
“Vicky Mono telah menjadi bagian penting perjalanan DeadSquad dan akan selalu menjadi keluarga besar DeadSquad serta Pasukan Mati,” tulis pernyataan resmi DeadSquad.
Keputusan ini dipandang bukan sebagai konflik, melainkan sebagai bagian dari evolusi ekosistem musik cadas Indonesia yang sehat. Hubungan emosional antara Vicky, DeadSquad, dan Burgerkill tetap terjalin erat, memberikan preseden positif bagi solidaritas komunitas metal nasional.
Era Baru untuk Begundal
Lagu Kontinum kini sudah bisa dinikmati di berbagai platform digital. Kehadiran single ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi album baru atau rangkaian tur ambisius Burgerkill di masa depan.
Dengan kembalinya chemistry lama yang sudah teruji, Burgerkill siap kembali merebut takhta mereka di panggung-panggung besar, baik di dalam maupun luar negeri.



