27.2 C
Surabaya
6 June 2026
spot_img

Andhika Ramadhani Buka Suara usai Persebaya Takluk di GBT: Kami Mohon Maaf

SURABAYA, ALIANSIBERITA.ID – Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang biasanya angker bagi lawan, mendadak kelabu pada Sabtu (14/2/2026) malam.

Persebaya Surabaya dipaksa menyerah 1-2 oleh tamu mereka, Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam lanjutan Super League 2025/2026.

Kekalahan di kandang sendiri ini menyisakan luka mendalam, terutama bagi penjaga gawang Andhika Ramadhani.

Tampil sebagai starter menggantikan Ernando Ari yang masih dibekap cedera, Andhika harus menerima kenyataan pahit memungut bola dua kali dari gawangnya sendiri.

Tanggung Jawab di Pundak Sang Kiper

Laga ini sebenarnya menjadi panggung pembuktian kedua bagi Andhika musim ini. Namun, hasil akhir berkata lain. Usai peluit panjang dibunyikan, kiper asli Surabaya ini tidak mencari pembelaan.

Dengan raut wajah penuh penyesalan, dia langsung menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada Bonek dan Bonita.

“Saya mewakili rekan-rekan pemain memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh suporter. Kami belum mampu memberikan hasil maksimal malam ini,” ujar Andhika usai laga,seperti dikutip dari persebaya.id pada Senin (16/2/2026).

Dia menyadari bahwa ribuan pasang mata yang memadati tribun GBT berhak mendapatkan hasil yang lebih baik dari sekadar kekalahan tipis. “Dukungan kalian sangat luar biasa, dan kami sadar hasil ini jauh dari harapan kita semua,” kata Andhika.

Momentum Evaluasi, Bukan Ratapan

Meski terpukul, Andhika menegaskan bahwa skuat Bajol Ijo tidak akan berlama-lama meratapi kegagalan. Baginya, kekalahan dari tim asal Lampung tersebut harus menjadi alarm keras bagi lini pertahanan dan kolektivitas tim secara keseluruhan.

Ada janji yang ditebarkan untuk laga-laga berikutnya. Andhika memastikan tim akan melakukan evaluasi kilat untuk memperbaiki celah yang tampak di pertandingan semalam.

“Ini pelajaran berharga. Kami harus belajar cepat dan memastikan di pertandingan berikutnya Persebaya tampil lebih kuat. Kami berjanji akan bangkit dan membayar kepercayaan suporter dengan kerja keras yang lebih hebat lagi di lapangan,” tegasnya menutup pembicaraan.

Kini, beban ada di pundak tim pelatih dan pemain untuk membuktikan janji “bangkit” tersebut pada laga tandang mendatang. Persebaya harus segera kembali ke jalur kemenangan jika ingin tetap bersaing di papan atas klasemen Super League musim ini.

Related Articles

Komentar Anda

IKUTI KAMI

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles