31.7 C
Surabaya
4 September 2026
spot_img

Dunia Musik Rock Berduka atas Kepergian Donny Fattah, Bassist Band Legendaris God Bless

JAKARTA, ALIANSIBERITA.ID – Panggung musik rock Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaik sekaligus figur ikoniknya. Donny Fattah, bassist legendaris yang menjadi salah satu pilar pendiri band God Bless, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, pada Sabtu (7/3/2026).

Kabar kepergian musisi senior ini disampaikan langsung oleh keluarga besar God Bless melalui akun Instagram resmi mereka. Kepergian Donny menjadi duka mendalam bagi dunia seni Tanah Air, mengingat kontribusinya yang sangat besar selama lebih dari lima dekade.

“Inalilahi waina ilahi rojiun. Telah meninggal dunia Donny Fattah, bassist, salah seorang pendiri God Bless, saudara kami tercinta,” bunyi pernyataan resmi manajemen God Bless di akun @godblessrocks.

Dedikasi Sang Arsitek Rock Progresif

Donny Fattah bukan sekadar personel dalam sebuah band. Bersama Ahmad Albar dan Fuad Hassan, dia mendirikan God Bless pada 1973. Sejak saat itu, dentuman bassnya yang khas menjadi fondasi utama bagi musik rock di Indonesia.

Pria kelahiran Makassar ini dikenal sebagai komposer yang produktif. Sejarah mencatat keterlibatannya yang krusial dalam album-album fenomenal seperti Cermin, Semut Hitam, hingga Raksasa.

Tak hanya di God Bless, kolaborasinya dalam grup Gong 2000 juga membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu musisi paling berpengaruh di Asia Tenggara.

Sepanjang kariernya, Donny dikenal sebagai sosok yang setia. Dia adalah satu-satunya anggota, selain Ahmad Albar dan Ian Antono, yang konsisten menjaga eksistensi God Bless melintasi berbagai pergantian zaman dan tren musik.

Penghormatan untuk Sang Maestro

Meski kondisi kesehatannya sempat menurun dalam beberapa tahun terakhir akibat gangguan jantung, semangat Donny Fattah untuk tetap berkarya tak pernah surut. Kehadirannya di panggung selalu dinanti sebagai simbol keteguhan seorang seniman sejati.

Pihak keluarga besar God Bless juga memohon doa dari seluruh masyarakat dan penggemar agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

“Mohon dimaafkan jika terdapat kesalahan almarhum. Semoga amal dan seluruh kebaikannya diterima di sisi-Nya. Aamiin ya robbal aalamiin,” tutup pernyataan tersebut.

Kini, sang maestro telah berpulang, namun warisan karya dan pengaruhnya bagi perkembangan musik rock di Indonesia dipastikan akan tetap abadi dan menjadi referensi bagi generasi musisi masa depan.

Related Articles

Komentar Anda

IKUTI KAMI

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles