SAMARINDA, ALIANSIBERITA.ID – Persebaya Surabaya tak ingin sekadar numpang lewat saat menyambangi markas Borneo FC pada pekan ke-25 Super League 2025/2026.
Pelatih Bernardo Tavares membawa misi besar, meruntuhkan tembok keangkeran Stadion Segiri yang sudah tujuh tahun gagal mereka taklukkan.
Duel panas yang akan digelar Sabtu (7/3/2026) malam ini menjadi ujian nyali bagi skuat Bajol Ijo. Pasalnya, sejarah mencatat kemenangan terakhir Green Force di Samarinda terjadi sudah sangat lama, yakni pada Juni 2019.
Tantangan Berat Lawan Tim Papan Atas
Bernardo Tavares mengakui Borneo FC adalah tim yang sangat konsisten.
Berada di posisi tiga besar klasemen sementara, tim berjuluk Pesut Etam ini dikenal memiliki pertahanan yang sulit ditembus, apalagi saat bermain di depan pendukungnya sendiri.
“Kami tahu Borneo tim yang sangat kuat. Mereka punya modal bagus setelah mencuri poin di kandang Persija. Tapi bagi kami, yang terpenting adalah bagaimana tim ini bermain dengan sikap yang benar dan fokus penuh sepanjang laga,” kata Tavares seperti mengutip laman resmi Persebaya, Sabtu (7/3/2026).
Membawa Mentalitas Juara
Meski dihantui statistik minor di masa lalu, pelatih asal Portugal itu meminta anak asuhnya tidak gentar. Dia ingin performa spartan yang ditunjukkan saat menghadapi Persib Bandung dan PSM Makassar kembali meledak di Samarinda.
“Sudah hampir tujuh tahun kita tidak menang di sini. Itu waktu yang sangat lama. Saya ingin sikap dan konsistensi para pemain seperti di pertandingan-pertandingan besar sebelumnya bisa terulang lagi besok,” ujar mantan pelatih PSM tersebut.
Tavares percaya, jika etos kerja pemain tetap stabil, “kutukan” tujuh tahun di Segiri bukanlah hal yang mustahil untuk diakhiri.
Kesiapan Skuad Akhir
Hingga sesi latihan terakhir di Samarinda, tim pelatih masih terus memantau kondisi fisik para penggawa.
Tavares menekankan bahwa dia hanya akan menurunkan pemain yang memiliki kesiapan mental dan fisik 100 persen.
“Kami akan evaluasi kondisi pemain sampai besok pagi. Jika ada yang merasa tidak fit, rotasi akan dilakukan. Kita harus siap dengan segala kemungkinan demi meraih hasil terbaik,” tutupnya.



