23.3 C
Surabaya
27 July 2026
spot_img

Sanksi KFA Tak Berlaku di Indonesia, Persija Jamin Penuh Posisi Shin Tae-yong

JAKARTA, ALIANSIBERITA.ID – Persija Jakarta mengambil sikap tegas menyikapi kehebohan kabar sanksi dari Korea Football Association (KFA) terhadap Shin Tae-yong.

Setelah mengonfirmasi langsung ke pihak KFA, manajemen Macan Kemayoran memastikan posisi pelatih asal Korea Selatan itu aman dan tidak terganggu sama sekali.

Langkah klarifikasi ini sengaja ditempuh Persija demi menjaga iklim kerja yang profesional sekaligus memastikan situasi internal tim tetap kondusif di tengah derasnya spekulasi publik.

Hukum KFA Terbatas Yurisdiksi

Dari hasil verifikasi bersama federasi sepakbola Korea Selatan tersebut, manajemen Persija menekankan dua poin utama.

Sanksi disiplin berdurasi satu tahun dari KFA murni merupakan kewenangan internal federasi dan hanya berlaku terbatas pada wilayah hukum sepak bola Korea Selatan.

Artinya, sanksi tersebut sama sekali tidak punya ikatan hukum yang memengaruhi aktivitas atau posisi Shin Tae-yong di luar Negeri Ginseng, termasuk tugasnya menahkodai Persija.

Pihak klub menegaskan menghormati apa pun keputusan KFA. Namun, di saat yang sama, Persija tetap kukuh memberikan kepercayaan dan dukungan penuh kepada sang pelatih untuk terus menggembleng tim.

Kejadian ini justru dinilai sebagai proses yang membawa pelajaran berharga demi pertumbuhan personal maupun profesional.

Tatap Musim Baru Tanpa Distraksi

Persija memastikan rumor ini tak sedikit pun mengendurkan ritme latihan. Target utama klub saat ini adalah mematangkan persiapan agar skuat berada dalam kondisi tempur ideal menyongsong kompetisi yang sudah di depan mata.

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa dinamika ini tidak menguras fokus seluruh jajaran di dalam tim. Semua program yang sudah disusun tetap berjalan sesuai trek.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong untuk terus menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala Persija. Seluruh elemen tim saat ini tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi Piala Presiden 2026 dan Super League 2026/2027,” ujar Prapanca seperti dikutip aliansiberita.id dari persija.id, Minggu (26/7/2026).

Dia pun meminta agar para pemain, staf, hingga pendukung tidak terdistraksi oleh isu luar dan terus menjaga kesolidan. Prapanca optimistis fokus tim yang terjaga akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas permainan di lapangan.

“Kami pun berharap seluruh elemen tim tidak terpengaruh dengan situasi saat ini dan tetap berorientasi pada peningkatan performa tim,” tambahnya.

Related Articles

Komentar Anda

IKUTI KAMI

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles