32.2 C
Surabaya
28 August 2026
spot_img

Benda Diduga Peluru Ditemukan dalam Menu Ayam MBG di Lampung Utara, SPPG Sindangsari Di-suspend

ALIANSIBERITA.ID, LAMPUNG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mendapat sorotan setelah ditemukan benda yang diduga sebagai peluru senapan angin di dalam potongan daging ayam yang disajikan kepada siswa di Lampung Utara.

Temuan tersebut menjadi perhatian setelah video seorang guru yang memperlihatkan benda mirip peluru di dalam daging ayam beredar di media sosial.

Dalam video yang ramai dibagikan, benda tersebut disebut ditemukan oleh seorang siswa SD Negeri 3 Sindangsari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.

Guru yang diketahui sebagai Kepala Sekolah SDN 4 Sindangsari, Ida Yulia Mega, mempertanyakan keamanan makanan yang diterima para siswa. Ia juga menyinggung persoalan sebelumnya yang menurutnya belum mendapatkan penyelesaian.

“Dapur MBG yang kemarin bermasalah sama saya, punya kesalahan belum minta maaf dan sekarang buat kesalahan lagi,” ujar Ida dalam video yang turut diunggah akun TikTok @indrasegalogalo pada Kamis, 27 Agustus 2026.

“Ini murid saya kelas 5, Ardi, menemukan satu buah peluru senapan angin di dalam daging,” lanjutnya.

Ida Sebut Temuan Sudah Ditanyakan kepada Babinsa

Ida mengatakan dirinya tidak langsung menyimpulkan benda tersebut sebagai peluru tanpa meminta konfirmasi kepada pihak lain.

Menurutnya, ia telah menanyakan temuan itu kepada Babinsa yang bertugas di wilayah sekolah. Dari hasil komunikasi tersebut, benda yang ditemukan disebut merupakan peluru senapan angin.

“Kebenaran peluru ini sudah saya tanya pada pak Tentara, pak Babinsa di sekolah kami. Benar bahwa ini adalah peluru senapan angin,” kata Ida.

Dia kemudian meminta pihak dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindangsari bertanggung jawab atas temuan tersebut.

“Ini maksudnya apa yang punya dapur MBG? Yang kekeuh dari kemarin enggak mau mengakui kesalahan, ini buat kesalahan lagi. Kemarin enggak minta maaf, ini buat salah lagi,” ujarnya.

“Maksud kamu apa kasih peluru? Ini peluru di dalam daging dari dapur MBG Sindangsari, saya minta pertanggungjawaban kamu ya,” tegas Ida.

KPPG Lampung Benarkan Ada Laporan

Laporan mengenai benda diduga peluru tersebut dibenarkan oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Lampung, Fitra Alfarisi.

Fitra mengatakan pihaknya telah menerima laporan mengenai temuan peluru senapan angin dalam makanan MBG.

Namun, ia meluruskan bahwa peristiwa tersebut bukan baru terjadi saat video kembali viral. Menurut Fitra, kejadian itu berlangsung sekitar 14-16 Agustus 2026.

Saat ini, SPPG yang berkaitan dengan laporan tersebut telah dihentikan sementara atau disuspend.

“Sudah monitor, itu dapurnya sudah di-suspend dan tim kami masih mencari tahu peluru senapan angin itu asalnya dari mana,” ungkap Fitra kepada awak media.

Meski demikian, Fitra belum dapat memastikan asal benda tersebut. Pemeriksaan masih dilakukan untuk mengetahui bagaimana benda yang diduga peluru bisa berada di dalam potongan daging ayam yang menjadi bagian dari menu MBG.

Sebelumnya Disorot karena Tempe dan Buah Busuk

SPPG Sindangsari sebelumnya juga pernah menjadi sorotan setelah Ida mempersoalkan kualitas makanan MBG yang diterima sekolah.

Pada Januari 2026, Ida mengunggah video yang memperlihatkan food tray berisi telur mata sapi, sayur, tempe, dan buah anggur.

Dalam video tersebut, Ida menyebut tempe dan buah anggur yang diterima dalam kondisi busuk sehingga menurutnya tidak layak dikonsumsi siswa.

“Kalau murid kami keracunan apa kamu mau tanggung jawab? Tolong temuin saya sama yang punya MBG. Ya! Ini penghinaan buat kami,” ujar Ida saat itu.

Dia bahkan mengaku kondisi serupa sudah beberapa kali terjadi. Menurut Ida, sekolahnya pernah menerima jeruk dan salak yang juga dalam kondisi busuk.

“Udah kebiasaan! Kadang jeruk busuk, kadang salak busuk. Ini anggur makanan hewan! Makan sama kamu orang,” katanya.

Ida juga menyebut tempe yang diberikan sudah terasa pahit, sedangkan sayur disebut dalam kondisi busuk dan berlendir.

Untuk laporan terbaru mengenai benda diduga peluru, KPPG Lampung masih melakukan pemeriksaan. Hasil penyelidikan nantinya diharapkan dapat menjelaskan asal benda tersebut sekaligus memastikan bagaimana benda itu bisa masuk ke dalam makanan yang disalurkan melalui program MBG.

Related Articles

Komentar Anda

IKUTI KAMI

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles