ALIANSIBERITA.ID, JAKARTA – PT BGR Logistik Indonesia (BLI) terus memperkuat kesiapsiagaan dukungan rantai pasok untuk penanganan darurat bencana alam di berbagai wilayah Tanah Air.
Anak perusahaan Holding BUMN Pangan ID FOOD ini menyiagakan kapabilitas operasionalnya demi memastikan penyaluran bantuan kemanusiaan berlangsung cepat, aman, dan tepat sasaran.
Optimalisasi Kapabilitas Logistik Kemanusiaan
Direktur Utama PT BGR Logistik Indonesia, Syailendra menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam ekosistem tanggap darurat merupakan bentuk nyata pemanfaatan kapabilitas dan pengalaman logistik yang dimiliki perusahaan.
Menurutnya, respons yang sigap menjadi kunci utama saat situasi krisis akibat bencana melanda daerah.
Dia menjelaskan, pengalaman penanganan darurat di sejumlah daerah—seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga penguatan klaster logistik di Kalimantan Selatan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)—menjadi pijakan penting bagi perusahaan dalam mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas penyaluran bantuan.
Sinergi dan Integrasi Sistem Rantai Pasok
Guna menjaga kecepatan dan kelancaran pasokan, BGR Logistik mengandalkan integrasi sistem pemantauan armada digital serta jaringan gudang konsolidasi di titik-titik strategis.
Fasilitas ini difungsikan untuk penampungan sementara logistik medis, sembako, hingga kebutuhan pengungsi sebelum dikirim ke titik lokasi bencana.
Penggunaan teknologi pemantauan armada secara real-time juga meminimalisasi hambatan rute di daerah dengan medan sulit. Langkah teknis ini dikombinasikan dengan kesiapan skuat tim operasional di lapangan yang bersiap siaga merespons kebutuhan krisis.
Kolaborasi Lintas Lembaga
Syailendra menambahkan bahwa efektivitas penanganan bencana sangat bergantung pada koordinasi yang erat antara pemerintah, BUMN, lembaga kemanusiaan, serta pemerintah daerah setempat.
Dengan kolaborasi yang terjalin kukuh, potensi kemacetan arus barang di jalur distribusi darurat bisa ditekan sekecil mungkin.
Manajemen pun optimistis kesiapan sarana pendukung dan sinergi lintas sektor ini mampu membantu mempercepat proses pemulihan pascabencana serta memperkuat ketahanan logistik nasional saat kondisi krisis.



