ALIANSIBERITA.ID, JAKARTA — Tur pramusim AC Milan di Indonesia berujung pilu usai dilibas Chelsea tiga gol tanpa balas.
Kekalahan telak ini menjadi sinyal kuat bagi pelatih anyar Ruben Amorim untuk segera mengambil tindakan tegas berupa pencoretan sejumlah pemain dari skuat utama.
Sebelum laga di Indonesia, rekor pramusim Milan sebenarnya terbilang mulus tanpa kekalahan, termasuk saat menahan imbang Inter Milan 1-1 di Perth, Australia.
Namun, dominasi Chelsea tak terbendung lewat dua gol Joao Pedro serta tendangan voli luar kaki Moises Caicedo yang merobek gawang Milan.
Realitas Pahit di Lapangan
Ruben Amorim mengakui bahwa anak asuhnya memang kesulitan meredam permainan Chelsea. Meski begitu, dia menegaskan bahwa kekalahan ini memberikan pelajaran berharga yang memang dia harapkan sebelum kompetisi resmi dimulai.
“Kami tahu bakal sedikit kesulitan hari ini, tetapi kami ingin memberi tantangan kepada para pemain,” kata Amorim kepada Sky Sport Italia.
Pelatih asal Portugal itu menilai Chelsea tampil sangat solid, tangguh dalam situasi satu lawan satu, dan konsisten menekan di garis tinggi.
Dia mengungkapkan bahwa gaya menekan ketat seperti itu tidak akan diterapkan Milan saat menghadapi tim besar di pertandingan resmi, namun uji coba ini penting untuk menggembleng mentalitas tim.
“Kami berada di sini untuk bersiap agar bisa memenangi pertandingan resmi pertama musim ini dan memberikan rasa percaya diri kepada para pemain,” ujar dia.
Laga ini juga diwarnai eksperimen komposisi pemain. Luka Modric dan Rafael Leao dipercaya tampil sebagai starter untuk pertama kalinya pasca-Piala Dunia.
Di sisi lain, beberapa pemain muda juga diberi kesempatan bertanding, sementara Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori justru hanya berada di bangku cadangan sepanjang laga.
Rencana Perampingan Skuat Pekan Depan
Kekalahan ini juga mempertegas masalah internal Milan terkait penumpukan pemain. Manajemen Milan saat ini menemui jalan buntu untuk mendatangkan amunisi baru lantaran harus melepas beberapa nama terlebih dahulu demi menjaga keseimbangan skuat dan finansial.
Amorim menegaskan bahwa evaluasi selama dua pekan terakhir sudah cukup baginya untuk menentukan siapa saja yang layak dipertahankan dan siapa yang harus dilepas.
“Kami akan membuat keputusan terkait para pemain kami. Dua pekan latihan ini sangat positif, tetapi kami memiliki skuat yang gemuk, jadi kami harus memilih dan akan mengambil beberapa keputusan pekan depan,” tegas Amorim.
Keputusan perampingan skuat ini harus dituntaskan dengan cepat. Pasalnya, AC Milan akan segera mengawali langkah mereka di Serie A dengan bertandang ke markas Torino pada Minggu, 23 Agustus mendatang.



