26.7 C
Surabaya
5 September 2026
spot_img

Putus Tren Negatif, Persebaya Surabaya Bungkam PSM Makassar di Gelora Bung Tomo

SURABAYA, ALIANSIBERITA.ID – Persebaya Surabaya akhirnya kembali ke jalur kemenangan. Tim berjuluk Bajol Ijo sukses mengamankan tiga poin penting usai menaklukkan PSM Makassar dengan skor tipis 1-0 pada laga pekan ke-23 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (25/2) malam.

Kemenangan ini menjadi jawaban atas tekanan publik setelah Persebaya menelan dua kekalahan beruntun di laga sebelumnya. Gol semata wayang dari Gali Freitas menjadi pembeda dalam duel sengit dua tim klasik Indonesia tersebut.

Babak Pertama: Aksi Individu Gali Freitas Pecah Kebuntuan

Sejak sepak mula, Persebaya langsung tampil agresif. Meskipun PSM Makassar sempat menebar ancaman di menit-menit awal melalui serangan sayap, lini pertahanan tuan rumah yang dipimpin Leo Lelis tampil sangat disiplin.

Memasuki menit ke-12, Persebaya hampir unggul lewat Francisco Rivera yang tinggal berhadapan dengan kiper, namun peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol. Serangan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-27.

Gali Freitas menunjukkan kelasnya dengan aksi individu dari sisi kiri. Pemain asal Timor Leste itu melakukan tusukan ke dalam dan melepaskan tendangan placing terukur yang bersarang di pojok gawang PSM.

Skor 1-0 bertahan hingga turun minum meskipun Persebaya sempat mendapat peluang tambahan melalui Milos Raickovic dan Alfan Suaib.

Babak Kedua: Disiplin dan Pertarungan Taktik

Memasuki paruh kedua, intensitas pertandingan tidak menurun. Pelatih Bernardo Tavares melakukan sejumlah rotasi dengan memasukkan tenaga baru seperti Riyan Ardiansyah, Gustavo Fernandes, Mikael Tata, dan Pedro Matos untuk menjaga keseimbangan tim.

PSM Makassar yang berjuluk Juku Eja mencoba keluar menyerang untuk menyamakan kedudukan. Momen paling krusial terjadi di menit ke-87.

Melalui situasi sepak pojok, gawang Persebaya sempat terancam saat Ernando Ari keluar dari posisinya untuk memotong bola. Beruntung, sundulan pemain PSM masih melambung tipis di atas mistar gawang yang sudah kosong.

Hingga masa injury time berakhir, skor tetap tidak berubah. Persebaya berhasil mempertahankan keunggulan satu gol hingga peluit panjang dibunyikan.

Momentum Kebangkitan Bajol Ijo

Kemenangan ini tidak hanya memutus tren negatif, tetapi juga mengembalikan kepercayaan diri skuat Bajol Ijo di hadapan Bonek dan Bonita.

Solidnya koordinasi lini belakang dan determinasi tinggi di lini tengah menjadi kunci keberhasilan Persebaya meredam agresivitas tim berjuluk Juku Eja.

Dengan hasil ini, Persebaya Surabaya siap menatap laga selanjutnya dengan modal mentalitas yang lebih kuat untuk terus bersaing di papan atas klasemen Super League musim ini.

Related Articles

Komentar Anda

IKUTI KAMI

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles