SURABAYA, ALIANSIBERITA.ID – PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda memberikan kabar baik bagi warga Kota Pahlawan di awal bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini memastikan ketersediaan sapi hidup siap potong dalam kondisi aman terkendali hingga Idulfitri mendatang.
Kepastian stok ini menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas pasokan daging sapi di pasar-pasar tradisional Surabaya, sekaligus meredam potensi lonjakan harga akibat tingginya permintaan masyarakat selama bulan puasa.
Strategi Antisipasi Distribusi
Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho mengungkapkan bahwa langkah-langkah strategis telah dijalankan bersama para mitra jagal. Sinergi ini bertujuan memastikan rantai distribusi dari hulu ke hilir berjalan tanpa hambatan.
“Pasokan sapi hidup saat ini sangat mencukupi. Ini adalah komitmen kami agar harga daging sapi di tingkat konsumen tetap stabil dan kebutuhan protein masyarakat selama Ramadhan terpenuhi dengan baik,” ujar Fajar dikutip dari surabaya.go.id pada Rabu (25/2/2026).
Fajar juga mengimbau agar masyarakat tidak terjebak dalam perilaku panic buying. Menurutnya, pola distribusi yang terpantau ketat menjamin suplai daging akan tetap konsisten setiap harinya.
“Masyarakat silakan berbelanja sesuai kebutuhan saja, tidak perlu memborong secara berlebihan karena stok sapi hidup kita benar-benar aman,” ujarnya.
Kualitas ASUH dan Pantauan Harga Terkini
Selain kuantitas, RPH Surabaya juga memperketat standar kualitas. Seluruh proses pemotongan dipastikan memenuhi kriteria Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).
Hal ini memberikan jaminan bagi konsumen untuk mendapatkan daging berkualitas tinggi dengan harga yang tetap kompetitif.
Berdasarkan data terbaru dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur per 24 Februari 2026, harga daging sapi di Surabaya tergolong stabil. Harga daging sapi grade paha belakang saat ini bertahan di angka Rp115.833 per kilogram.
Prediksi Menjelang Lebaran
Meski saat ini harga masih flat, RPH Surabaya tetap mewaspadai adanya fluktuasi tipis mendekati Hari Raya Idulfitri. Fajar memprediksi akan ada penyesuaian harga secara bertahap.
“Menjelang Idulfitri, diperkirakan ada kenaikan sekitar Rp5.000 per kilogram. Namun, angka ini masih dalam batas wajar dan terkendali karena didukung oleh ketersediaan sapi hidup yang melimpah di kandang kami,” tutup Fajar.
Dengan jaminan stok yang kuat, sektor ekonomi khususnya perdagangan komoditas pangan di Surabaya diharapkan tetap kondusif sepanjang musim perayaan tahun ini.



