33.9 C
Surabaya
20 April 2026
spot_img

Herman Li DragonForce Pimpin Rock Me Vienna 2026, Transformasi Wina Jadi Kiblat Gitaris Dunia

WINA, ALIANSIBERITA.ID – Ibu kota musik klasik dunia, Wina bersiap mencetak sejarah baru dalam kancah musik modern.

Pentolan band power metal DragonForce, Herman Li resmi didapuk menjadi tuan rumah (host) dalam ajang bergengsi “Rock Me Vienna” 2026.

Perhelatan bertajuk all-star guitar camp ini akan berlangsung selama empat hari, mulai dari 29 Maret hingga 1 April 2026.

Acara ini diprediksi akan menjadi magnet bagi para musisi dan pemain gitar dari seluruh penjuru dunia untuk berkumpul di Hilton Vienna Waterfront.

Kolaborasi 18 Maestro Gitar Lintas Genre

“Rock Me Vienna” bukan sekadar lokakarya biasa. Ghezzo GmbH selaku penyelenggara telah mengonfirmasi kehadiran 18 gitaris kelas dunia yang mencakup spektrum musik rock, metal, hingga fusion.

Selain Herman Li, daftar instruktur yang dipastikan hadir merupakan nama-nama besar di industri musik global, di antaranya:

  • Frank Gambale (Legenda Jazz/Fusion)
  • Andy Timmons (Eks Danger Danger)
  • Kee Marcello (Eks Europe)
  • Angel Vivaldi & Nili Brosh (Dethklok)
  • Victor Smolski, Josh Meader, Justin Hombach, serta Milan Polak.

Kurikulum Elit: Dari Teknik Hingga Jam Session

Penyelenggara merancang acara ini sebagai ekosistem belajar yang intim dan kolaboratif. Para peserta tidak hanya menonton dari kejauhan, tetapi terlibat langsung dalam berbagai agenda eksklusif:

  1. Artist-led Lessons: Kelas gitar yang dipandu langsung oleh para maestro.
  2. Masterclasses: Pendalaman teknik, tone, improvisasi, hingga songwriting.
  3. Stage Talks: Diskusi panel dan wawancara mendalam mengenai industri musik.
  4. Late-night Jam Sessions: Sesi bermain musik bersama antara peserta dan artis hingga larut malam.

Untuk memastikan efektivitas belajar, materi akan dibagi ke dalam beberapa jalur (parallel tracks) berdasarkan level kemampuan peserta, mulai dari tingkat menengah hingga profesional.

Membangun Koneksi Musisi Global

Lebih dari sekadar transfer ilmu teknik, “Rock Me Vienna” bertujuan menciptakan ruang bagi para musisi untuk membangun jaringan dan kolaborasi. Interaksi personal selama beberapa hari di hotel mewah tersebut memungkinkan terjadinya pertukaran ide yang natural.

Acara puncak akan ditutup dengan sebuah konser final yang menampilkan seluruh jajaran artis, merayakan koneksi musikal yang terbentuk selama acara berlangsung.

Bagi komunitas gitaris Indonesia, ajang ini menjadi referensi penting mengenai bagaimana standar edukasi musik internasional dikemas secara profesional dan eksklusif.

Related Articles

Komentar Anda

IKUTI KAMI

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles