31.7 C
Surabaya
25 June 2026
spot_img

Pemprov DKI dan Bank Jakarta Tuai Pengakuan Nasional atas Inovasi Tata Kelola dan Digitalisasi UMKM

JAKARTA, ALIANSIBERITA.ID – Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam membangun tata kelola pemerintahan yang responsif serta peran Bank Jakarta dalam memperkuat digitalisasi UMKM kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Keduanya meraih penghargaan dalam ajang Cita Loka Fest 2026 yang diselenggarakan Tribun Network di Jakarta, Rabu (24/6/2026) malam. Penghargaan tersebut diberikan kepada institusi yang dinilai mampu menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ekonomi berbasis transformasi digital.

Pemprov DKI Jakarta berhasil meraih Anugerah Daerah Terbaik dalam Membangun Tata Kelola yang Mendengar melalui inovasi Jakarta Smart City. Penghargaan itu diterima langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya berbicara soal infrastruktur, tetapi juga bagaimana pemerintah mampu memahami kebutuhan masyarakat yang dilayaninya.

“Bagi saya, Jakarta kalau ingin maju, aman, dan nyaman, maka yang paling utama selain membangun infrastrukturnya adalah mendengar apa yang menjadi keinginan warganya. Jadi, membangun bukan semata-mata membangun fisiknya,” kata Pramono melalui pernyataan resminya, Kamis (25/6/2026).

Bank Jakarta Perkuat Peran dalam Ekosistem UMKM

Di ajang yang sama, Bank Jakarta memperoleh Anugerah Badan Usaha Penggerak Keberdayaan Digitalisasi UMKM. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas berbagai langkah yang dilakukan perusahaan dalam mendukung pengembangan UMKM melalui program Jakpreneur dan sejumlah layanan digital yang terus dikembangkan.

Bank Jakarta dinilai aktif memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat daya saing UMKM di tengah perubahan ekonomi yang semakin dinamis.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan dan solusi perbankan yang inovatif bagi pelaku UMKM. Bank Jakarta akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis bagi pelaku UMKM melalui berbagai produk pembiayaan, layanan perbankan digital, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna menciptakan ekosistem usaha yang semakin inklusif dan kompetitif,” ujar Agus.

Menurutnya, penguatan sektor UMKM tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Karena itu, Bank Jakarta terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak guna menciptakan lingkungan usaha yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Sinergi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menilai penghargaan yang diterima Pemprov DKI Jakarta dan Bank Jakarta mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Ia menegaskan Bank Jakarta akan terus memperluas akses layanan keuangan dan mendukung transformasi digital agar semakin banyak pelaku usaha yang mampu berkembang dan bersaing.

“Bank Jakarta senantiasa berkomitmen mendukung transformasi digital dan pemberdayaan usaha masyarakat agar dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah maupun nasional. Penghargaan ini semakin memperkuat komitmen kami untuk memperluas akses keuangan bagi pelaku UMKM serta mendorong pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan daya saing usaha,” jelas Arie.

Cita Loka Fest 2026 sendiri merupakan forum kolaboratif nasional yang mengusung tema “Menguatkan Akar untuk Indonesia Asri”. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari Kementerian Dalam Negeri RI, pemerintah daerah, organisasi internasional seperti UNICEF, UNDP, dan WHO, hingga komunitas, perguruan tinggi, pelaku UMKM, serta perusahaan dari berbagai sektor.

Sementara itu, hingga Triwulan I 2026, penyaluran Kredit dan Pembiayaan UMKM Bank Jakarta mencapai Rp10,46 triliun atau tumbuh 26,27 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) berdasarkan data unaudited.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.208 debitur tercatat berasal dari pelaku usaha yang tergabung dalam program Jakpreneur. Capaian tersebut memperlihatkan kontribusi nyata Bank Jakarta dalam mendukung pertumbuhan UMKM sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah dan nasional.

Related Articles

Komentar Anda

IKUTI KAMI

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles