ALIANSIBERITA.ID – Mantan gelandang timnas Kroasia dan Barcelona, Ivan Rakitic angkat topi melihat kiprah Luka Modric yang belum juga mengendur meski sudah menginjak usia 41 tahun.
Menurut Rakitic, kompatriotnya itu masih bertahan di level teratas sepakbola dunia berkat etos kerja yang luar biasa.
Modric, yang belum lama ini merayakan ulang tahun ke-41, memang memutuskan untuk terus memeras keringat bersama AC Milan maupun skuat Kroasia.
Akhir pekan lalu, sang veteran kembali memegang peran sentral saat membantu Rossoneri menahan imbang Juventus 1-1.
Kepada La Gazzetta dello Sport yang dikutip MilanNews24, Rakitic membeberkan pandangannya soal ketangguhan Modric yang seolah menolak tua.
Detail Kecil yang Bikin Awet Muda
Bagi Rakitic, rahasia utama Modric bisa bertahan di kompetisi seketat Liga Italia terletak pada kedisiplinan serta kecintaannya yang mendalam terhadap si kulit bundar.
“Anda cukup melihat dia bermain untuk paham bahwa dia masih sangat mencintai sepakbola. Di lapangan dia bahagia, matanya berbinar seperti anak kecil,” tutur Rakitic.
“Bagi dia, usia cuma sebatas angka. Dia itu profesional luar biasa dan menjalani hidup bak super-atlet, makanya pemulihan fisiknya sangat cepat,” tambahnya.
Meski pemulihan tubuhnya tak lagi secepat pemain berusia 22 tahun, Modric menutupi hal tersebut dengan konsistensi menjaga setiap detail kecil dalam hidupnya.
“Dia merawat setiap detail dengan sempurna, mulai dari pola makan, waktu istirahat, pemulihan setelah pertandingan, sampai pencegahan cedera. Kalau Anda tidak membiarkan satu hal pun terjadi karena kebetulan, bertahan lama jadi lebih mudah,” jelas Rakitic.
“Saya menonton laga Juventus lawan Milan hari Minggu lalu, dan dia membuktikan diri sebagai pemain vital sekaligus pemimpin sejati di lapangan,” sambungnya.
Minta Publik Nikmati Magis Modric
Keputusan Modric untuk lanjut membela skuat Kroasia juga dinilai Rakitic sebagai anugerah besar. Dia pun meminta publik untuk berhenti mencecar pertanyaan soal kapan sang maestro bakal gantung sepatu.
“Itu berita fantastis untuk Kroasia. Sekarang, mari berhenti bertanya kapan dia mau pensiun. Lebih baik kita fokus menikmati permainannya saja,” tegas Rakitic.
“Bukan cuma fans Milan atau Kroasia, tapi siapa pun yang cinta sepakbola. Orang seperti Modric ini harta karun buat sepakbola, seorang penyihir bola sejati,” pungkasnya.



