JAKARTA, ALIANSIBERITA.ID – Momentum ulang tahun ke-65 Bank Jakarta tahun ini terasa semakin istimewa. Tak sekadar merayakan angka, bank kebanggaan warga ibu kota ini baru saja membuktikan kualitas kepemimpinannya di level nasional melalui dua penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia 50 Best CEO Awards dan Indonesia Best COO Awards 2026.
Dalam seremoni yang digelar oleh The Iconomics di Jakarta, Jumat (17/4/2026), dua nakhoda utama Bank Jakarta resmi dinobatkan sebagai pemimpin terbaik.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo meraih penghargaan The Best CEO Category Employee Choice. Sementara itu, Direktur Teknologi & Operasional Bank Jakarta, Daniel Setiawan Subianto, menyabet gelar Indonesia Best COO Awards 2026.
Kepemimpinan di Tengah Transformasi
Penghargaan ini bukan datang tanpa alasan. Di bawah kepemimpinan Agus H Widodo, Bank Jakarta tengah gencar melakukan transformasi besar-besaran untuk tetap relevan di tengah disrupsi perbankan digital.
“Kepercayaan ini adalah energi tambahan bagi kami. Kami melihatnya bukan sekadar apresiasi, melainkan tanggung jawab untuk terus berinovasi memberikan layanan terbaik bagi nasabah,” ujar Agus H Widodo dalam keterangan resminya, Kamis (23/4/2026).
Agus juga menekankan bahwa penghargaan ini merupakan kado bagi milad ke-65 Bank Jakarta yang jatuh pada 11 April lalu. Menurutnya, di era di mana perilaku konsumen berubah drastis, adaptasi dan inovasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan.
“Kami sadar ekspektasi masyarakat terus meningkat. Tidak ada jalan lain kecuali konsisten dalam bertransformasi,” tegasnya.
Harmonisasi Teknologi dan Operasional
Di sisi lain, keberhasilan Daniel Setiawan Subianto meraih gelar Best COO mencerminkan kematangan infrastruktur teknologi yang dibangun Bank Jakarta.
Daniel dinilai berhasil menyelaraskan efisiensi operasional dengan kemajuan digital yang aman dan andal.
“Ini adalah buah kerja keras seluruh insan Bank Jakarta. Fokus kami jelas: memperkuat benteng infrastruktur digital agar layanan kepada nasabah semakin cepat, aman, dan dapat diandalkan setiap saat,” tutur Daniel.
Metodologi Penilaian: Suara dari Ribuan Karyawan
Satu hal yang membuat penghargaan dari The Iconomics ini terasa autentik adalah metode penilaiannya. Para pemenang dipilih berdasarkan survei kumulatif terhadap hampir 10.000 responden staf atau karyawan dari berbagai industri pada awal 2026.
Kepemimpinan Agus dan Daniel dinilai unggul dalam empat parameter krusial, yakni:
Popularitas (Popularity): Sejauh mana kepemimpinan mereka dikenal luas.
Kompetensi (Competency): Kemampuan dalam mengeksekusi strategi bisnis.
Kepribadian (Personality): Karakter kepemimpinan yang menginspirasi.
Kepemimpinan Krisis (Crisis Leadership): Ketangguhan dalam membawa perusahaan melewati tantangan industri.
Setiap peraih penghargaan wajib mengantongi nilai rata-rata minimal 4.0, yang menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi dari para pemangku kepentingan.
Menuju Jakarta Kota Global
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi menambahkan bahwa pencapaian ini menjadi motor penggerak bagi seluruh internal bank untuk terus memberikan kontribusi nyata.
“Penghargaan ini kami jadikan pemantik semangat agar Bank Jakarta semakin inovatif dan adaptif. Kami berkomitmen mendukung penuh perwujudan Jakarta sebagai kota global melalui layanan keuangan yang modern dan inklusif,” pungkas Arie.
Dengan raihan prestasi ini, Bank Jakarta kian memantapkan posisinya bukan hanya sebagai lembaga keuangan daerah, tetapi sebagai pemain kunci yang memiliki kepemimpinan tangguh di industri perbankan nasional.



