30 C
Surabaya
17 April 2026
spot_img

Kiko Femenia Ungkap Cara Getafe Runtuhkan Keangkeran Santiago Bernabeu

MADRID, ALIANSIBERITA.ID – Real Madrid kembali menelan pil pahit dalam lanjutan La Liga setelah dipaksa menyerah di tangan Getafe.

Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa (3/3/2026) dini hari WIB, tim berjuluk Los Blancos itu takluk dengan skor tipis 0-1.

Kemenangan ini menjadi sangat emosional bagi tim tamu karena merupakan raihan tiga poin pertama mereka di markas Madrid sejak tahun 2008 silam.

Bek Getafe, Kiko Femenia membeberkan bahwa kunci kesuksesan timnya adalah keberanian untuk menderita di bawah tekanan demi menjaga kedisiplinan.

Mentalitas Baja di Lini Belakang

Kiko Femenia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh penggawa Getafe yang tampil disiplin sepanjang laga. Menurutnya, mengalahkan raksasa seperti Real Madrid di kandangnya membutuhkan lebih dari sekadar taktik, melainkan fokus yang tak boleh pecah sedikit pun.

“Datang ke sini selalu menjadi misi yang sangat berat. Kami harus mengucapkan selamat kepada seluruh tim karena kami melakukan pekerjaan yang sangat luar biasa di lini belakang,” ujar Femenia kepada DAZN.

Dia juga menambahkan bahwa efektivitas menjadi pembeda pada laga kali ini. Getafe mampu memaksimalkan satu dari sedikit peluang yang didapat. “Kami mencetak gol saat ada kesempatan. Bahkan, kami mungkin bisa menambah gol lewat serangan balik,” imbuhnya.

Satriano Bungkam Publik Tuan Rumah

Mimpi buruk Madrid datang pada menit ke-39 lewat kaki Martin Satriano.

Penyerang yang dipinjam dari Lyon tersebut melepaskan tendangan voli spektakuler dari jarak 20 meter yang menghujam deras ke pojok atas gawang.

Skor 0-1 tersebut bertahan hingga akhir laga meski Madrid terus menggempur habis-habisan.

Langkah Madrid Kian Berat

Kekalahan ini membuat upaya Real Madrid memangkas jarak dengan Barcelona di puncak klasemen menjadi sia-sia. Selisih empat poin masih tetap terjaga, namun Madrid kini dalam kondisi mental yang tertekan setelah kalah dua kali beruntun di liga.

Pertandingan Madrid kontra Getafe ini juga diwarnai ketegangan tinggi di menit akhir yang berujung kartu merah bagi Franco Mastantuono (Madrid) dan Adrian Liso (Getafe).

Bagi Getafe, kemenangan bersejarah ini mengangkat posisi mereka ke peringkat 11 klasemen sementara.

Related Articles

Komentar Anda

IKUTI KAMI

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles