29 C
Surabaya
18 April 2026
spot_img

Drama Liga Champions: Mourinho Sebut Selebrasi Vinicius Jr ‘Pancing’ Emosi Publik Benfica

LISBON, ALIANSIBERITA.ID – Kemenangan tipis 1-0 Real Madrid atas Benfica dalam lanjutan Liga Champions di Stadion Da Luz, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB, harus diwarnai drama di luar teknis lapangan.

Pelatih Benfica, Jose Mourinho secara terbuka melontarkan kritik keras kepada pencetak gol kemenangan, Vinicius Jr.

Mourinho menilai, bintang timnas Brasil tersebut telah memicu kemarahan fans dan pemain tuan rumah lewat cara selebrasinya yang dianggap tidak sopan.

Pertandingan Sempat Berhenti 10 Menit

Laga tersebut tidak berjalan mulus. Wasit terpaksa menghentikan pertandingan selama 10 menit setelah Vinicius Jr melaporkan adanya dugaan tindakan rasisme dari bangku pemain Benfica. Pihak Madrid menuding pemain sayap, Gianluca Prestianni sebagai pelakunya.

Meskipun laporan rasisme menjadi isu sensitif, Mourinho melihat ada “api” yang dinyalakan terlebih dahulu oleh sang pemain.

“Ini harusnya menjadi momen gila, gol yang luar biasa dalam pertandingan yang bagus. Tapi sayangnya, dia (Vinicius) tidak cukup senang hanya dengan mencetak gol spektakuler itu. Ketika mencetak gol seperti itu, rayakanlah dengan hormat,” ujar Mourinho dikutip dari Sky Sports.

Membawa Nama Besar Eusebio

Dalam ketegangan di pinggir lapangan, Mourinho sempat terekam kamera berbicara serius dengan Vinicius. Dia mengaku mengingatkan sang pemain tentang sejarah besar Benfica yang sangat menghormati pemain kulit hitam.

“Saya katakan padanya, klub ini (Benfica) adalah hal terakhir yang bisa disebut rasis. Sosok terbesar dalam sejarah klub ini, Eusebio, adalah orang kulit hitam. Jadi jika di pikirannya ada kaitan dengan rasisme, ada sesuatu yang salah karena ini selalu terjadi di setiap stadion tempat dia bermain,” jelas Mourinho.

Mourinho menyayangkan talenta besar Vinicius yang sering kali terbentur dengan masalah non-teknis di lapangan. Menurut pelatih asal Portugal tersebut, seharusnya dunia fokus pada 50 menit permainan bola yang indah dan gol fantastis yang tercipta, bukan pada keributan yang menyusul kemudian.

Hingga saat ini, UEFA masih mendalami laporan terkait dugaan pelecehan rasial tersebut, sementara pihak Real Madrid tetap berdiri di belakang pemainnya yang menjadi pahlawan kemenangan di Lisbon.

Related Articles

Komentar Anda

IKUTI KAMI

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles